Contoh Surat Pengunduran Diri

4 Likes Comment

Dalam hidup, kita sering menghadapi situasi di mana kita harus meninggalkan pekerjaan atau posisi yang kita miliki. Alasan untuk melakukan ini bisa bermacam-macam, mulai dari memperbaiki keseimbangan kerja-hidup, mencari pengalaman baru, atau bahkan karena keputusan yang diambil oleh perusahaan.

Apa itu Surat Pengunduran Diri?

Surat pengunduran diri adalah surat resmi yang berisi permintaan untuk meninggalkan pekerjaan atau posisi tertentu. Surat ini biasanya dikirimkan kepada atasan langsung dan bila perlu juga kepada pihak HRD perusahaan.

Apa saja yang Harus Dicantumkan dalam Surat Pengunduran Diri?

Secara umum, surat pengunduran diri harus menyebutkan beberapa hal penting seperti:

1. Alasan Pengunduran Diri

Dalam surat pengunduran diri, Anda harus menjelaskan alasan Anda memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan atau posisi. Anda bisa mencantumkan beberapa alasan seperti keseimbangan kerja-hidup yang buruk, kurangnya peluang karier atau perubahan direksi perusahaan.

2. Tanggal Efektif Pengunduran Diri

Anda harus mencantumkan tanggal efektif dimana Anda akan meninggalkan pekerjaan atau posisi. Hal ini akan membantu perusahaan untuk menyiapkan rencana ke depan jika posisi Anda penting bagi perusahaan.

Baca Juga:  Contoh Simbiosis Parasitisme

3. Ucapan Terima Kasih

Meskipun Anda memutuskan untuk meninggalkan posisi atau pekerjaan, pastikan Anda menyertakan ucapan terima kasih kepada perusahaan atau atasan langsung. Hal ini menunjukkan rasa hormat dan menghindari kesan bahwa Anda meninggalkan perusahaan dengan buruk.

Bagaimana Cara Menulis Surat Pengunduran Diri yang Baik?

Berikut adalah beberapa tips untuk menulis surat pengunduran diri yang baik:

1. Gunakan Bahasa yang Formal

Gunakan bahasa yang formal dan jangan gunakan bahasa yang kasual atau tidak sopan. Ini menunjukkan bahwa Anda serius dan profesional dalam pengunduran diri Anda.

2. Jelaskan Alasan Pengunduran Diri dengan Jelas

Jelaskan alasan pengunduran diri Anda dengan jelas dan terperinci. Hal ini akan membuat perusahaan Anda lebih memahami situasi Anda dan menghindari kesalahpahaman.

3. Tetap Profesional

Tetaplah profesional meskipun Anda sudah memutuskan untuk meninggalkan perusahaan. Hindari mengecam atau mengkritik perusahaan atau atasan langsung Anda.

Contoh Surat Pengunduran Diri

Berikut adalah contoh surat pengunduran diri yang bisa Anda gunakan sebagai referensi ketika menulis surat Anda sendiri.

Contoh Surat Pengunduran Diri

[Your Name][Your Address][City, State ZIP Code][Date][Your Manager’s Name][Company Name][Address][City, State ZIP Code]Dear [Manager’s Name],Saya menulis surat ini untuk memberi tahu Anda bahwa saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi saya sebagai [Your Position] di [Company Name]. Alasan saya untuk keluar adalah karena [Jelaskan Alasan dengan Terperinci].Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas kesempatan kerja yang diberikan kepada saya selama ini. Saya telah belajar banyak dari [Nama Manager], rekan kerja, dan seluruh tim di [Company Name].Tanggal efektif dari pengunduran diri saya akan menjadi [Date], yang memberi waktu kepada perusahaan untuk menyiapkan langkah-langkah ke depan.Sekali lagi, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada perusahaan dan rekan kerja saya. Saya berharap kesuksesan di masa depan.Salam Hormat,[Your Name]

Baca Juga:  Cara Daftar Nikah Online

Kesimpulan

Menulis surat pengunduran diri adalah hal yang penting ketika Anda ingin meninggalkan pekerjaan atau posisi tertentu. Pastikan Anda menjelaskan alasan pengunduran diri Anda dengan jelas dan tetap profesional dalam surat Anda.

Frequently Asked Questions (FAQs)

1. Apakah Surat Pengunduran Diri Penting?

Ya, surat pengunduran diri penting karena merupakan bentuk penghormatan dan profesionalisme. Selain itu, surat pengunduran diri bisa membantu Anda dalam merekam tanggal pengunduran diri dan memberi tahu perusahaan atau atasan Anda tentang situasi Anda.

2. Kapan Harus Menulis Surat Pengunduran Diri?

Anda harus menulis surat pengunduran diri ketika Anda memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan atau posisi tertentu. Surat ini harus dikirimkan sebelum tanggal efektif pengunduran diri Anda.

3. Berapa Banyak Waktu yang Harus Diberikan Setelah Menulis Surat Pengunduran Diri?

Biasanya, setelah menulis surat pengunduran diri, Anda harus memberikan waktu minimal dua minggu sebelum meninggalkan perusahaan atau posisi tertentu. Hal ini akan membantu perusahaan dalam menyiapkan langkah-langkah ke depan jika posisi Anda penting bagi perusahaan.

4. Apakah Saya Harus Memberitahu Alasan Pengunduran Diri Saya?

Tidak wajib, tetapi lebih baik jika Anda memberitahu alasan pengunduran diri Anda. Hal ini akan membuat perusahaan Anda lebih memahami situasi Anda dan menghindari kesalahpahaman.

5. Bagaimana Menulis Surat Pengunduran Diri yang Baik dengan Bahasa Indonesia yang Baik?

Untuk menulis surat pengunduran diri yang baik dalam bahasa Indonesia, pastikan Anda menggunakan bahasa yang formal, tetap profesional, dan menjelaskan alasan pengunduran diri Anda dengan jelas. Anda juga bisa menggunakan contoh-contoh surat pengunduran diri sebagai referensi dan membaca kembali surat Anda untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan.

Baca Juga:  Ucapan Natal untuk Teman

You might like

About the Author: Sonya Paramitha