Doa Setelah Sholat Dhuha

4 Likes Comment

Apa itu Sholat Dhuha?

Sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dilakukan setelah matahari terbit dan sebelum waktu zuhur. Sholat Dhuha dapat dilakukan dengan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.

Keutamaan Sholat Dhuha

Sholat Dhuha memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

1. Mendapatkan pahala yang besar

Menurut hadits yang diriwayatkan oleh Abu Darda, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Setiap sendi tubuh manusia harus dikeluarkan sedekah setiap pagi. Menuntut maaf di antara dua waktu sholat adalah sedekah. Melakukan sholat Dhuha adalah semacam sedekah. Setiap tasbih adalah sedekah. Setiap tahmid adalah sedekah. Setiap tahlil adalah sedekah. Menyeru kepada kebaikan adalah sedekah. Melarang kemungkaran adalah sedekah. Dan dari setiap langkah yang kau tempuh menuju sholat adalah sedekah.”

Oleh karena itu, melaksanakan sholat Dhuha akan memberikan pahala yang besar dari Allah SWT.

2. Menghilangkan kegelisahan dan kecemasan

Sholat Dhuha juga dapat menghilangkan kegelisahan dan kecemasan karena ibadah ini mengingatkan kita pada Allah SWT dan memberikan ketenangan pikiran.

3. Menjaga kesehatan fisik dan mental

Sholat Dhuha dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental karena gerakan sholat yang dilakukan dapat membantu melancarkan peredaran darah dan meredakan stres.

Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah selesai melaksanakan sholat Dhuha, ada beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca, di antaranya:

1. Istighfar

“Astaghfirullahal adzim, alladzi laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih.”

Baca Juga:  Cara Cek Bansos KTP

Artinya: Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, yang Maha Hidup dan terus-menerus mengurus, dan aku bertaubat kepada-Nya.

2. Doa memohon kebaikan dunia dan akhirat

“Allahumma inni as’aluka khayra ma fi hadzal yawmi wa khayra ma ba’dahu wa a’udzubika min sharri hadzal yawmi wa sharri ma ba’dahu.”

Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan pada hari ini dan kebaikan setelahnya, serta aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan pada hari ini dan kejelekan setelahnya.

3. Doa untuk diri sendiri dan keluarga

“Allahumma sholli ‘ala muhammad wa ‘ala ali muhammad kama sholaita ‘ala ibrohim wa ‘ala ali ibrohim, innaka hamidum majid. Allahumma baarik ‘ala muhammad wa ‘ala ali muhammad kama baarakta ‘ala ibrohim wa ‘ala ali ibrohim, innaka hamidum majid.”

Artinya: Ya Allah, berilah sholawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya seperti Engkau memberikan sholawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji. Ya Allah, berikanlah berkah kepada Nabi Muhammad dan keluarganya seperti Engkau memberikan berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji.

Kesimpulan

Sholat Dhuha adalah ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Setelah melaksanakan sholat Dhuha, ada beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca, di antaranya doa istighfar, doa memohon kebaikan dunia dan akhirat, serta doa untuk diri sendiri dan keluarga. Dengan rajin melaksanakan sholat Dhuha dan membaca doa setelahnya, kita akan selalu merasakan kehadiran Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari serta mendapatkan berkah dan rahmat-Nya.

FAQs

1. Berapa rakaat sholat Dhuha yang dianjurkan?

Jawaban : Minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.

2. Kapan waktu sholat Dhuha?

Baca Juga:  Cara Transfer Kuota Indosat: Tips Mudah dan Cepat

Jawaban: Waktu sholat Dhuha berada setelah matahari terbit dan sebelum waktu zuhur.

3. Apa keutamaan dari sholat Dhuha?

Jawaban : Keutamaan dari sholat Dhuha antara lain mendapatkan pahala yang besar, menghilangkan kegelisahan dan kecemasan, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.

4. Apa yang harus dilakukan setelah sholat Dhuha?

Jawaban: Setelah sholat Dhuha, dianjurkan untuk membaca doa-doa yang dianjurkan serta zikir dan berdoa kepada Allah SWT.

5. Apa saja doa yang dianjurkan setelah sholat Dhuha?

Jawaban: Ada beberapa doa yang dianjurkan setelah sholat Dhuha, di antaranya doa istighfar, doa memohon kebaikan dunia dan akhirat, serta doa untuk diri sendiri dan keluarga.

You might like

About the Author: Sonya Paramitha