Pengertian & Perbedaan Massa dan Berat

106 Likes Comment
Pengertian & Perbedaan Massa dan Berat

Berat dan massa merupakan istilah yang sering ditemukan dalam pelajaran Fisika. Selain itu, kedua istilah ini juga sering didengar dalam kehidupan sehari hari. Banyak penjualan dan pembelian barang dimana harganya ditentukan oleh massa dari barang itu sendiri. Sayangnya banyak orang yang menganggap jika massa dan berat itu sama. Padahal terdapat perbedaan massa dan berat yang bisa dilihat dari beberapa hal berikut ini.

Berat dan Massa Apa Bedanya?

Pengertian Massa dan Berat

Sebenarnya berat dan massa bisa dilihat perbedaanya dari pengertiannya masing masing. Kedua satuan ini memiliki arti yang berbeda. Massa sendiri merupakan jumlah materi yang ada di dalam tubuh namun bukan termasuk volume maupun gaya yang bekerja pada tubuh tersebut. Massa juga dapat dimaknai sebagai ukuran kelembaman suatu benda. Sedangkan berat merupakan gaya yang disebabkan karena adanya gravitasi yang bekerja pada suatu benda.

Gaya yang Mempengaruhi

Anda juga bisa memahami bedanya berat dan massa dari gaya yang mempengaruhinya. Karena berat dipengaruhi oleh gaya gravitasi, maka nilai berat bisa saja berubah tergantung dari gaya gravitasi yang terdapat di suatu tempat. Berbeda dengan massa yang tidak akan pernah berubah dimanapun tempatnya, karena memang tidak dipengaruhi oleh gaya gravitasi. Selain itu, massa juga memiliki kecenderungan menolak perubahan pada geraknya.

Untuk lebih memahami perbedaan massa dan berat anda bisa melihat contoh berikut. Ketika sebuah benda memiliki massa 50 kilogram, maka pada saat berada di planet lain yang memiliki gravitasi lebih tinggi, massa benda tersebut akan tetap 50 kilogram. Namun, apabila suatu benda memiliki berat 200 newton dan dibawa ke tempat lain yang memiliki gravitasi lebih rendah, maka berat benda akan berubah mengikuti gaya gravitasi di tempat tersebut.

Baca Juga:  Apa Saja Perbedaan Mengembun dan Menyublim? Jelaskan!

Satuan Internasional Massa dan Berat

Dalam pelajaran fisika, satuan internasional digunakan untuk menyeragamkan sistem pengukuran yang ada di dunia. Di dalam satuan internasional ini ditetapkan tujuh satuan dasar beserta turunannya. Jika dicari dalam satuan internasional, massa termasuk ke dalam satuan dasar dengan simbol satuan kilogram yang juga bisa diubah ke satuan yang lain seperti gram, miligram dan lainnya. Namun berat justru masuk ke satuan turunan dan memiliki simbol satuan N (newton).

Alat Ukur

Alat ukur digunakan untuk mengetahui berapa nilai besaran suatu benda. Perbedaan massa dan berat juga bisa diketahui alat ukur masing masing.  Alat ukur untuk massa lebih mudah dijumpai misalnya seperti timbangan atau neraca. Alat ukur massa ini dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan tingkat ketelitiannya. Misalnya  untuk pengukuran massa dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi bisa dilakukan menggunakan neraca ohaus (tingkat ketelitian hingga 0,01 gram).

Namun jika ingin mengetahui berat suatu benda, maka alat ukur yang digunakan adalah neraca pegas. Bentuk neraca ini menyerupai timbangan yang digantung. Namun, meteran ukur yang terdapat di alat ukur ini menggunakan satuan newton. Mengukur berat dengan menggunakan neraca ini tentu lebih praktis. Kendati demikian, sebenarnya mengukur berat juga bisa menggunakan timbangan dan satuannya harus diubah dengan menggunakan rumus.

Rumus & Cara Menghitung Berat dan Massa

Dalam suatu kasus biasanya diketahui berat benda tanpa dicantumkan massanya, atau bisa juga sebaliknya. Untuk mengubah satuan tersebut dibutuhkan perhitungan dengan rumus dan terdapat perbedaan massa dan berat untuk perhitungan tersebut. Jika yang dicari adalah massa, maka rumusnya yaitu berat suatu benda dibagi dengan gaya gravitasi. Selain itu, massa juga bisa diketahui dengan mengalikan massa jenis suatu benda dengan volumenya.

Baca Juga:  Materi Soal Perbedaan Suhu dan Kalor

Namun jika yang diketahui adalah massa benda dan yang ingin dihitung ialah beratnya, maka rumus perhitungan berat cukup dengan mengalikan massa dengan gravitasi. Berat juga bisa diketahui melalui perkalian massa dengan percepatan suatu benda. Jika dilihat dari rumus masing masing, berat dan massa tampak memiliki suatu keterkaitan meskipun pada kenyataannya kedua satuan ini sebenarnya memang berbeda.

Ilmuwan yang Menemukan Berat dan Massa

Keberadaan massa maupun berat tidak terlepas dari peran ilmuwan yang menemukannya. Dan apabila ditelusuri mengenai para penemu kedua satuan ini, bisa diketahui perbedaan massa dan berat yang cukup jelas. Massa ditemukan oleh Sir Isaac Newton melalui penjelasannya tentang gravitasi dan inersia. Sedangkan berat ditemukan oleh Archimedes yang diawali dengan permasalahan yang ingin dipecahkan tentang penentuan mahkota raja yang asli atau palsu.

Dari penjabaran tersebut, sudah bisa diketahui jika antara berat dan massa memang tidak sama. Secara garis besarnya, massa merupakan besaran pokok yang tidak dipengaruhi oleh gaya gravitasi dengan satuan kilogram, dan memiliki alat ukur berupa neraca atau timbangan. Sedangkan berat merupakan besaran turunan yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan memiliki satuan newton dimana nilainya bisa ukur menggunakan neraca pegas.

You might like

About the Author: Recca Wibisono

Market Analysis Enthusiast lulusan salah satu kampus negeri jurusan manajemen bisnis yang mempunyai hobi belanja